www.tabloidperkutut.com.ǁSampang,13 November 2025-Suasana Lapangan AKN BF Pangarengan berubah menjadi arena penuh antusiasme setelah ratusan pecinta burung perkutut dari berbagai daerah di Madura dan luar kota berkumpul dalam Latihan Dinilai bersama Pengcam Pangarengan. Kegiatan yang digelar dengan meriah ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang kompetisi bagi para penghobi perkutut untuk menguji kualitas burung-burung muda mereka.
Acara yang dipimpin langsung oleh ketua pelaksana, H. Lukman, berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada perlombaan semata, tetapi juga bertujuan menghidupkan kembali semangat komunitas perkutut di wilayah Sampang, khususnya Pangarengan. “Latihan dinilai seperti ini penting untuk menjaga semangat para penghobi serta meningkatkan kualitas perkutut dari waktu ke waktu,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, panitia membuka dua kelas utama, yaitu Kelas Piyik Bebas dan Kelas Piyik Hanging, yang keduanya mendapat sambutan luar biasa dari peserta. Di Kelas Piyik Bebas, gelar juara pertama berhasil diraih oleh burung CHIKI-CHIKI dengan ring WS, milik Team Punto dari Jakarta, setelah tampil dominan dan stabil sepanjang penilaian. Sementara posisi kedua ditempati burung RINDU ALAM dengan ring AKN milik Team AKN dari Pangarengan, yang tampil impresif dan menjadi salah satu burung dengan karakter suara kuat. Juara ketiga pada kelas ini diraih oleh burung FORTUNER dengan ring HQQ JR, milik H. Hasan dari Karongan, yang juga menunjukkan kualitas suara yang menjanjikan.
Pada Kelas Piyik Hanging, persaingan tidak kalah menarik. Burung SINAR MAS dengan ring DMA milik Team DMA dari Sampang berhasil tampil sebagai juara pertama setelah menunjukkan kestabilan suara yang konsisten. Di posisi kedua, burung ANAK SHOLEH dengan ring ICM milik Habib Idrus dari Kedungdung berhasil tampil memukau dan mengumpulkan nilai tinggi. Sementara itu, juara ketiga diraih oleh burung LARAS dengan ring MB milik Sakrani dari Modung, yang tampil cukup menonjol di sepanjang sesi penilaian.

Acara Latihan Dinilai ini berlangsung meriah dari awal hingga akhir. Para peserta terlihat antusias mengamati jalannya penilaian sambil berdiskusi mengenai kualitas suara, mental burung, hingga teknik perawatan piyik muda. Suasana kekeluargaan sangat terasa, sekaligus menunjukkan kuatnya komunitas perkutut di Sampang dan sekitarnya.
Di akhir acara, H. Lukman mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, dan semua pihak yang turut mendukung terlaksananya kegiatan ini. Ia berharap Latiha Di nilai AKN BF Pangarengan dapat menjadi agenda rutin yang semakin besar dan terus melahirkan bibit-bibit perkutut berkualitas dari Sampang.
Inilah Data Juara latihan dinilai di lapangan Puncak Irama Karongan sampang madura.




